Kesuksesan Awal



Pada 1981, Paul Di'Anno memperlihatkan sikap yang makin menghancurkan diri kita, khususnya sebab pemakaian narkoba, [9] yang memberi komentar Di'Anno, "tidak cuma sebab saya mendengus sedikit coke, meskipun; saya cuma berjalan tiada henti, 24 jam satu hari, tiap hari... band ini mempunyai loyalitas yang menimbun semasa beberapa bulan, sekian tahun, serta saya tidak dapat lihat jalan saya sampai akhir. Saya belum pernah bertahan selama tour. Itu kebanyakan. "[44] Dengan performanya yang menghilang, Di'Anno selekasnya dihentikan sesudah Tour Dunia Killer, [45] dimana band ini sudah pilih substitusinya.

Sesudah tatap muka dengan Rod Smallwood di Reading Festival, [47] Bruce Dickinson, awalnya dari Samson, ikuti audisi untuk Iron Maiden pada September 1981 serta selekasnya dipekerjakan. [46] Bulan selanjutnya, Dickinson keluar dengan band dalam tour headlining kecil di Italia, dan atraksi 1x di Rainbow Theatre di Inggris. [45] Untuk atraksi paling akhir, serta untuk mengantisipasi dari album mereka mendatang, band ini mainkan "Children of the Damned" serta "22 Acacia Avenue", yang mengenalkan beberapa fans suara yang sedang mereka bangun. [48]

Di tahun 1982, Iron Maiden meluncurkan album studio ke-3 mereka, The Number of the Beast, yang memberikan mereka album pertama mereka di UK Albums Chart No 1 [49] dan jadi Teratas Ten hit di beberapa negara lain. [50] Di saat itu, Dickinson ada ditengah-tengah kesusahan hukum dengan manajemen Samson, serta tidak dibolehkan untuk memberikan tambahan namanya ke salah satunya credit tulisan lagu, walau dia masih membuat apakah yang dia deskripsikan untuk "andil kepribadian" pada "Children of the Damned" "," The Prisoner "serta" Run to the Hills ". [51] Untuk ke-2 kalinya band ini mengawali tour dunia, dipanggil The Beast on the Road, dimana mereka berkunjung ke Amerika Utara, Jepang, Australia, serta Eropa, termasuk juga performa penting di Festival Baca. Satu set baru serta benar-benar sukses di hari esok Iron Maiden disemen; pada 2010 The New York Times memberikan laporan jika album itu sudah terjual lebih dari pada 14 juta kopi di penjuru dunia. [52]

The Beast on the Road's kaki AS dapat dibuktikan polemis saat barisan lobi politik konvensional Amerika mengakui jika Iron Maiden ialah Setan sebab lagu judul album baru, [50] di titik dimana sekumpulan aktivis Kristen merusak catatan Iron Maiden untuk protes pada band. [53] Dalam tahun-tahun ini, Dickinson mengatakan jika band ini memperlakukan ini untuk "kekonyolan", [54] serta jika demo sebetulnya memberikan mereka "banyak publisitas".

Pada Desember 1982, drummer Clive Burr dikeluarkan dari band serta diganti oleh Nicko McBrain, yang awalnya bermain untuk Kepercayaan. [55] Walau Harris mengatakan jika pemecatannya berlangsung sebab performa live-nya dikuasai oleh pekerjaan di luar panggung, [56] Burr keberatan dengan ini, serta mengakui jika dia tidak adil diusir dari band. [57] Selekasnya kemudian, band ini lakukan perjalanan untuk kali pertamanya ke Bahama untuk merekam yang pertama dari tiga album beruntun di Compass Poin Studios. [58] Di tahun 1983, mereka meluncurkan album studio ke-4 mereka, Piece of Mind, yang capai tempat nomor 3 di Inggris, [59] serta adalah kiprah band di tangga lagu Amerika Utara, capai No. 70 di Billboard 200. [60 ] Sepotong Pemikiran meliputi singel yang sukses, "The Trooper" serta "Flight of Icarus", yang paling akhir benar-benar populer untuk satu dari beberapa lagu band ini untuk memperoleh pemutaran besar di AS. [61]

Selekasnya sesudah kesuksesan Piece of Mind serta tour pendukungnya, band ini meluncurkan album studio ke-5 mereka, Powerslave, pada 9 September 1984. Album ini tampilkan single "2 Minutes to Midnight", "Aces High", dan "Rime The Ancient Mariner ", berdasar puisi Samuel Taylor Coleridge dengan nama yang sama, serta panjangnya lebih dari pada 13 menit. [62]

Tour, ikuti album, dipanggil World Slavery Tur, ialah band paling besar sampai sekarang ini, serta terbagi dalam 193 atraksi di 28 negara semasa 13 bulan, [62] bermain untuk seputar 3.500.000 orang. [63] Banyak atraksi diputar dengan cara berurutan di kota yang sama, seperti di Long Beach, California, dimana band ini mainkan empat konser beruntun. Album live pertama mereka, Live After Death, direkam, sebagai sukses gawat serta komersil, mencapai puncak pada No 4 di Inggris. [64] Iron Maiden membuat performa kiprah mereka di Amerika Selatan, dimana mereka jadi co-headline (dengan Ratu) festival Rock in Rio untuk seputar 300.000 yang ada. [65] Tour ini dengan cara fisik benar-benar melelahkan buat band, yang tuntut enam bulan cuti saat usai (walau selanjutnya dikurangi jadi empat bulan). [66] Ini ialah terobosan signifikan pertama dalam riwayat group, termasuk juga penangguhan saran tour simpatisan untuk album live baru, [67] dengan Bruce Dickinson memberikan ancaman untuk stop terkecuali tour usai.

Popular posts from this blog

Sejarah Awal Pembentukan Iron Maiden

Profil Band Iron Maiden

Kontrak Dapur Rakaman Dan Album Awal