Profil Band Iron Maiden
Iron Maiden ialah band heavy metal Inggris yang dibuat di Leyton, London Timur, di tahun 1975 oleh bassis serta penulis lagu penting Steve Harris. Diskografi band ini sudah bertumbuh jadi 39 album, termasuk juga 16 album studio, 12 album live, empat EP, serta tujuh gabungan.
Perintis gelombang baru heavy metal Inggris, Iron Maiden capai keberhasilan awal pada awal 1980-an. Sesudah beberapa perkembangan line-up, band ini meneruskan untuk meluncurkan rangkaian album platinum serta emas Inggris serta AS, termasuk juga The Number of the Beast tahun 1982, Piece of Mind tahun 1983, Powerslave tahun 1984, Powerslave 1984, live live 1985 Live After Death, 1986's Somewhere in Waktu, serta Putra Ke-7 tahun 1988 dari Putra Ke-7. Semenjak kembalinya penyanyi Bruce Dickinson serta gitaris Adrian Smith di tahun 1999, band ini sudah alami kebangkitan populeritas, dengan rangkaian album serta tour baru. [2] Penawaran studio 2010 mereka, The Final Frontier, mencapai puncak pada No 1 di 28 negara serta terima pujian gawat luas. Album studio ke enam belas, The Book of Souls, dikeluarkan pada 4 September 2015 serta kiprah di nomor satu di tangga album album 43 negara. [3]
Iron Maiden dipandang seperti salah satunya band heavy metal paling sukses dalam riwayat, dengan The Sunday Times memberikan laporan di tahun 2017 jika band ini sudah jual lebih dari pada 100 juta kopi album mereka di penjuru dunia, [4] [5] walau sedikit suport radio atau tv. [ 6] Band ini memenangi Ivor Novello Award untuk perolehan internasional di tahun 2002. Pada Oktober 2013, band ini sudah mainkan lebih dari pada 2000 atraksi live selama karier mereka. Semasa 40 tahun band ini sudah dibantu oleh maskot populer mereka, "Eddie", yang sudah tampil di sebagian besar album serta sampul tunggal mereka, dan dalam atraksi live mereka.
Tour, ikuti album, dipanggil World Slavery Tur, ialah band paling besar sampai sekarang ini, serta terbagi dalam 193 atraksi di 28 negara semasa 13 bulan, [62] bermain untuk seputar 3.500.000 orang. [63] Banyak atraksi diputar dengan cara berurutan di kota yang sama, seperti di Long Beach, California, dimana band ini mainkan empat konser beruntun. Album live pertama mereka, Live After Death, direkam, sebagai sukses gawat serta komersil, mencapai puncak pada No 4 di Inggris. [64] Iron Maiden membuat performa kiprah mereka di Amerika Selatan, dimana mereka jadi co-headline (dengan Ratu) festival Rock in Rio untuk seputar 300.000 yang ada. [65] Tour dengan cara fisik benar-benar melelahkan buat band, yang tuntut enam bulan cuti saat usai (walau ini selanjutnya dikurangi jadi empat bulan).
